Scene

1651 Kata

Puncak Satria menutup buku catatan Rangga Sasana, Sungguh di luar nalar fikirannya, ia beranggapan ceritanya seakan dongeng sebelum tidur, dan kenyataanya, memang itulah faktanya, pecahan batu rest dengan sangat bersusah payah yang Rangga Sasana dapatkan, kini sebuah batu itu telah berada di Tangannya, Tangan puncak Satria menggenggam batu itu dan memperhatikannya, ia berfikir berkata dalam hati. Apakah aku harus mencobanya untuk memasuki dimensi lain, bertemu ayahku, kakekku, dan orang-orang di masa lalu, dan masa depan yang harus ku temui. Baiklah nanti pasti aku akan mencobanya. oOo Penjelasannya dimensi ke delapan yang di masuki Rangga Sasana adalah desa Tutuka, di mana desa itu pernah Anaknya Arya Gede memasukinya demi mendapatkan Batu Rex yang ia cari. Lalu bagaimanakah kelanjutan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN