Aku ingin berdiri namun berusaha untuk menahan nya, pandangan yang membuatku seakan tidak mampu dengan rasa yang sangat bersemangat, aku mulai berdiri hingga sampai bahuku tersentak meja di belakang, Yosi pun tertawa terbahak-bahak, aku malu kedua pengawal seketika itu langsung datang dan bertanya. Ada keributan apa ? tangan kanan yosi menapak ke atas mengkodekan bahwa mereka harus pergi, dua pengawal berpaling dan kembali keluar ruangan. Yosi segera berdiri dan berkata, "ayo kita keluar.. dia berjalan melewatiku aku berada membuntutinya kami lalu kami berdua keluar ruangan, Kami hanya berdua menaiki kendaraan kecil berwarna merah, terlihat sangat canggih kendaraan itu, aku masih bingung dia akan mengajakku pergi kemana, aku berada di kursi empuk berwarna merah sisi kiri, Yosi yang m

