24. Rasa Bersalah

2100 Kata

“AURIGA CEPETAN, LO ENGGAK MAU MAKAN?” Auriga yang tengah berada di depan laptop, menghembuskan nafasnya kesal. Sejak si Gala tinggal di apartemennya, pria itu merasa tinggal di hutan karena selalu mendengar teriakan. “GUE HABISIN YA, JANGAN NANGIS!” Cukup. Auriga segera men-sleepkan laptopnya lalu berjalan menuju dapur dimana Gala sedang melakukan sesuatu di atas kompor. “Lo ngapain?” tanya Auriga penasaran, jangan sampai laki-laki itu membakar dapurnya. “Gue manasin sayur sop yang dikasih Bu Sari tadi,” jawab Gala. Lalu setelah melihat sayur sopnya mengeluarkan bunyi blubuk-blebuk, laki itu dengan santai memegang pinggiran wajannya. “PANASSSSSSS!” Auriga yang melihat itu memasang wajah khawatir, langsung mendekat lalu menarik tangan Gala menuju wastefel, ia menghidupkan air dan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN