Masa-masa kuliah adalah masa-masa yang jauh berbeda dari masa-masa sekolah. Di masa itu mereka diharuskan untuk serius. Tak seperti pada saat masih sekolah yang bahkan saat diajar pun masih sempat-sempatnya tidur. Bahkan bagi sebagian orang, sekolah hanyalah sarana untuk mencari penghasilan sehari-hari dengan cara meminta uang saku pada orang tua. Mereka tak peduli dengan pelajaran yang disampaikan oleh sang guru, yang penting selama uang jajan masih mengalir, maka semuanya pun akan aman terkendali. Kembali lagi pada kisah hidup sang manusia tampan itu. Kini dirinya sedang menanti kehadiran para sahabatnya di trotoar jalanan yang berada beberapa puluh meter dari gerbang kampus tersebut. Soal kenapa ia menanti para sahabatnya itu di trotoar jalanan, itu hanya dia dan sang pencipta yang tah

