Sejenak Cici menarik napas, lalu mulai berbicara “Sebenrnya Disha itu…” Dima menatap Cici serius, “Iya, Disha itu kenapa?” Tanya Dimas seraya mengangkat alisnya. “Sebenarnya Disha itu sudah menikah dengan, Om Bima. Ups!” Sontak Cici menutup mulutnya, setelah mengatakan tentang Disha yang sebenarnya pada Dimas. Dimas mengernyit, ia tidak percaya dengan apa yang Cici katakan barusan. “Maksud kamu apa, Ci?” tanya Dimas masih tidak percaya. “Maafkan aku, Dimas. Itu kenyataanya,” ucap Cici tertunduk dengan lemas karena merasa bersalah. Dimas mengusap wajahnya dengan kedua tangannya lalu meremas rambutnya, dengan kedua sikut yang terletak diatas lututnya. Ia masih tidak percaya dengan kata-kata Cici barusan. “Tidak mungkin, Ci! Kamu pasti bohong!” seru Dimas. “Tapi itu kenyataanya, Dimas

