Sial Hampir Saja, Lagi?

3211 Kata
Komi yang saat itu sedang berusaha untuk mengambil buku spesialnya langsung tidak meneruskan niatnya karena Frins yang barusan tiba-tiba ada di belakangnya dan bertanya, sebenarnya saat itu Frins begitu sangat beruntung belum sampai mengambil buku tersebut dari tempatnya menyimpannya sehingga Frins yang tiba-tiba bada di belakangnya yang barusan membuat Komi kaget tidak sampai ketahuan jika sebenarnya Komi mencoba mengambil buku spesial yang dirinya sembunyikan. Tapi tetap saja Komi begitu sangat kaget karena Frins yang hampir memergoki Komi yang barusan ingin mengambil buku spesial nya itu, tapi beruntung saat itu Komi belum sampai mengeluarkan buku tersebut sehingga Frins tidak sampai melihat buku spesialnya tersebut, tapi sepertinya Frins merasa sedikit curiga dengan Komi yang begitu sangat merasa kaget padahal Frins tidak bermaksud untuk mengagetkannya saat itu, sehingga Frins pun bertanya. " Oh haha ya benar juga Komi, mungkin jika ini bukan aku bisa saja yang barusan memanggil mu dan bicara salah sosok hantu yang menyukai diri mu Komi hahaha,"ujar Frins membahas mengenai hantu menggoda Komi. " Tutup mulut mu Frins, untuk apa hantu menyukai ku,"ujar Komi singkat. " Hahaha baiklah Komi sekarang apa aku bisa duduk di samping mu dan bicarakan sesuatu yang ingin aku tanyakan pada mu kan Komi?"ujar Frins langsung bertanya. " Ya silahkan. Apa yang ingin kau tanyakan sebaiknya cepat karena kau bilang kau tak ingin aku kurang beristirahat kan?"jawab Komi. " Ya baiklah Komi, aku hanya ingin bertanya sebenarnya kau sempat merasa marah kepada ku kan Komi?"tanya Frins. " Marah?"tanya Komi dengan nada sedikit kaget. " Ya marah Komi, atau mungkin lebih tepatnya kau merasa sedikit kecewa kepada ku dengan apa yang aku katakan pada mu tadi kan?" Frins menegaskan sesuatu yang membuat Komi marah, dan kembali bertanya. " Oh ayolah Frins, kenapa kau harus marah dan perkataan apa yang kau maksudkan?"ujar Komi kembali bertanya. " Ya kau sempat marah kepada ku karena tadi aku yang sepertinya memang salah menjawab dan memberikan saran pada mu mengenai ibu Komi, kau tak mungkin tak ingat dengan apa yang aku katakan tadi siang kan? entahlah kau ingat atau tidak tapi sekarang aku mengaku jika apa yang aku katakan pada mu tadi memang sepertinya kurang benar Komi, perkataan ku tadi memang sepertinya menyinggung mu maaf Komi,"ujar Frins langsung saja meminta maaf karena sepertinya dirinya sudah cukup membuat Komi ingat dengan kejadian yang cukup membuatnya kesal kepada Frins. " Oh maksud mu perkataan mu yang bicara jika sebenarnya aku bisa membuat ibu ku senang dan mendengarkan penjelasan ku Frins? oh ayolah kau tak usah merasa jika aku tersinggung dan marah pada ku karena aku tidak sampai merasa kecewa dan marah pada mu, hanya saja aku saat itu benar-benar langsung berpikir kenapa aku bisa ceroboh dan bisa memutuskan untuk meminta bantuan tanpa aku mencoba untuk meminta maaf sendirian saja dulu seperti apa yang kau katakan tadi. Jujur saja jika tadi sepertinya aku memang tak sabaran menghadapi ibu dan kurang berusaha untuk meminta maaf pada ibu ku, tapi ayolah Frins tak usah di ambil hati mungkin tadi aku memang memperlihatkan respon yang berbeda tapi jujur aku begitu bukan karena aku yang merasa marah atau kesal karena respon yang kau katakan tapi, aku hanya berpikir saja Frins aku merasa jika apa yang kau katakan itu memang benar, untuk ke depannya tentu saja aku harus lebih sabar dan harus bisa lebih berusaha terlebih dahulu sebelum aku memutuskan untuk meminta bantuan kepada orang lain. Terima kasih Frins, meskipun sekarang pada akhirnya aku harus tetap saja meminta bantuan mu hehe,"ujar Komi menjelaskannya jika tadi Komi tidak sedikit pun merasa marah apa lagi kecewa dengan perkataan Frins, hanya saja Komi begitu langsung jika apa yang di katakan Frins saat itu, hingga akhirnya Komi berterima kasih kepada Frins yang sudah membantunya. " Ya baiklah Komi jika kau memang tidak merasa kecewa apa lagi sampai marah pada ku aku begitu sangat bersyukur tapi aku harap kau tidak salah paham mengartikan perkataan ku tadi Komi, bukan maksud ku," " Aku mengerti dengan apa yang kau maksudkan Frins, aku mengerti dan sangat mengerti kau tak perlu capek-capek menjelaskannya lagi karena aku sudah mengerti dengan maksud perkataan mu tadi kau tak usah khawatir,"ujar Komi menjelaskan jika dirinya tahu apa maksud Frins bicara seperti itu. " Terima kasih jika kau memang tidak merasa marah pada ku, tapi jika kau memang tidak merasa marah atau kecewa padaku apa kau sadar jika di jalan tadi kau begitu sangat berbeda Komi? kau membuat ku takut,"ujar Frins. " Di jalan? bahkan membuat mu sampai takut? apa yang kau maksudkan Frins? aku tidak tahu, perasaan aku menjalankan kendaraan mu dengan biasa saja kan? tidak ada yang aneh atau berlebihan,"ujar Komi menjawab dengan sedikit bingung. " Itu perasaan mu Komi, tapi tidak dengan perasaan ku, kau memacu kendaraan mu dengan sangat kencang berbeda dari kau yang biasanya, bahkan sampai membuat sangat takut, bagaimana kau bisa sampai tidak menyadari hal itu Komi,"ujar Frins. " Oh seperti itu kah? haha maaf Frins mungkin saat itu aku sedang melamun ( Oh Sial aku tak sadar jika tadi aku memacu kendaraan ku dengan cepat karena aku khawatir buku spesial yang aku miliki belum aku simpan dengan aman, saat itulah aku tidak sadar sudah memacu kendaraan ku dengan cepat ). Haha aku baru ingat Frins sepertinya aku tadi yang memacu kendaraan dengan cepat karena ada panggilan alam yang sudah sedikit aku tak bisa tahan Frins, makannya aku bisa sampai memacu kendaraan ku dengan sangat cepat seperti itu, dan tadi aku juga sudah meminta maaf karena aku yang baru saja sampai langsung pergi tanpa bicara apapun apa lagi mengajak mu masuk kan Frins? ya aku ingat hal itu maaf Komi, di jalan aku sudah merasa sedikit tidak tahan ingin ke toilet jadi tanpa sadar aku memacu kendaraan ku dengan lebih cepat, dan pada akhirnya kesalahan kedua ku aku meninggalkan mu tanpa bicara apapun apa lagi mengajak mu, maafkan aku ya Frins, aku benar-benar tidak sadar dan sudah kebelet hehe. Tapi aku yakinkan lagi pada sekarang jika aku benar-benar tidak marah pada mu Frins, sedikit pun aku tidak merasa marah pada mu, yang aku alami tadi sungguh tidak terduga sehingga bisa membuat ku melakukan hal yang aneh dan semangat berbeda maaf Frins, aku benar-benar minta maaf aku sadar dengan kesalahan ku tadi, aku tak akan mengulangi hal itu lagi Frins aku janji hehe,"ujar Komi menjelaskan apa yang sebenarnya di alaminya tadi sehingga begitu sangat melakukan hal yang berbeda hingga pada akhirnya meminta maaf dan berjanji tak akan mengulanginya lagi. Meskipun saat itu Komi merasa kaget karena dirinya yang sebenarnya tak sadar dengan alam yang di lakukannya tadi karena merasa sangat khawatir dan cemas ke buku spesial yang di milikinya akan di ketahui oleh orang lain. " Oh jadi begitu? aku pikir kau begitu sangat marah kepada ku sampai kau bisa berbuat hal yang tentu saja sangat aku takutkan komi, bahkan saking marahnya kau tega membiarkan aku di luar tanpa sepatah katapun kau bicara pada ku, apa lagi mengajak ku masuk,"ujar Frins. " Haha maaf Frins, aku benar-benar minta maaf aku tak akan melakukan itu lagi, jika hal yang tak terduga seperti tadi tidak kembali aku alami hehe. Aku tak mungkin marah pada mu Frins, sangat tidak mungkin marah karena aku pasti sangat berpikir kenapa aku harus marah kepada orang yang sudah begitu sangat banyak membantu ku, apa lagi kau membantu ku dengan sangat tulus bahkan tak jarang kau menolong ku dan ibu ku hingga kau rela membuang waktu mu Frins, aku akan sangat malu jika sampai aku marah pada mu. Justru sekarang aku lah yang sangat meminta maaf pada mu Frins, kau memaafkan ku kan?"ujar Komi menjelaskan jika dirinya tak akan sampai marah kepada orang yang sudah banyak membantunya, dan kembali meminta maaf atas kesalahan yang sebenarnya tidak sadar dia lakukan tadi. " Aku sangat bersyukur jika kau tidak marah kepada ku Komi, padahal aku sudah sangat merasa bersalah dengan apa yang aku katakan tadi tapi terima kasih Komi. Aku tentu saja memaafkan mu Komi, sangat memaafkan mu tapi meskipun aku sudah memaafkan mu kau bisa tepati janji mu untuk tidak melakukan hal itu lagi. " Iya Frins aku janji aku tidak akan pernah sampai melakukan hal itu lagi,"ujar Komi. " Baiklah Komi aku pegang janji mu,"jawab Frins. " Kau masih ada sesuatu yang ingin di katakan Frins?"tanya Komi. " Sepertinya tidak Komi. Bagaimana dengan mu tidak kah kau merindukan saat-saat bersama ku ini? bukannya kau yang merindukan ku sehingga rela menjemput ku ke rumah hanya untuk membawa ku kemari?hehe,"ujar Frins, menggoda Komi sambil bertanya. " Hahaha lucu, sangat lucu Frins. Tapi aku pikir aku sepertinya juga sudah tidak memiliki cerita yang ingin aku katakan lagi pada mu Frins, mungkin lebih baik kau beristirahat sekarang,"ujar Komi. " Apa kau yakin Komi? jika aku berpikir dan membaca sedikit pikiran mu sepertinya kau tidak yakin dengan apa yang kau katakan ini, ada sesuatu yang sebenarnya kau masih sembunyikan Komi. Dan jika aku harus katakan kau memikirkan mengenai," " Ya Frins sudah cukup, tak apa-apa kau tak usah melanjutkan apa yang ingin kau kembali katakan pada ku,"ujar Komi memotong pembicaraan Frins. " Baiklah aku tidak akan lanjut bicara mengenai hal itu, lantas kenapa kau tidak bicarakan apa yang sebenarnya kau pikirkan sebelum aku yang memulainya untuk bertanya Komi?"ujar Frins. " ini sudah lebih dari waktu yang kau tentukan tadi dimana waktu tersebut adalah waktu yang harus aku gunakan untuk beristirahat Frins, sekarang tentu saja lebih baik kau beristirahat,"ujar Komi. " Aku sudah beristirahat tadi Komi jadi sepertinya waktu ku untuk terjaga masih ada jadi tentu saja sekarang aku bisa menolak jika kau menyuruh ku untuk beristirahat. Bagaimana dengan mu apa kau sudah ingin istirahat Komi? jika kau tanya pada ku aku belum mau beristirahat sekarang, tapi aku lebih tertarik untuk membahas mengenai kawasan sepi yang kita lewat tadi, dimana ada beberapa orang yang sepertinya tengah asyik melecehkan 2 orang wanita,"ujar Komi. " Oh ayolah Frins, apa yang ingin kau ketahui dari mereka yang sudah jelas bukan orang yang baik Frins, dan sepertinya kita tidak terlalu penting juga jika membahas mengenai mereka kan?"ujar Komi. " Ya memang mungkin tidak penting jika ingin mengetahui apa yang mereka lakukan dan rencanakan, tapi membahas mereka akan penting jika mengganggu aktifitas yang biasa kita lakukan Komi. Maksud ku itu adalah kawasan dan jalan yang selalu kita lewati ketika berolahraga pagi, jika sampai mereka berindikasi untuk mengganggu tentu saja kita tidak bisa melewatinya kan itu lagi yang jika di pikir sepertinya aku akan sangat keberatan jika harus meninggalkan jalan tersebut karena kemana lagi kita akan berolahraga lari jika bukan ke sana jalan yang begitu bisa membuat kita tidak harus berlari melewati jalan yang lebih jauh dan jika aku pikir jalan tersebut bisa memberikan kita rasa nyaman ketika melewati nya karena kawasan nya yang begitu di penuhi oleh pepohonan sehingga tidak membuat kita kepanasan ketika berlari melewati jalan tersebut Komi. Tidakkah kau berpikir mengenai hak tersebut?"ujar Frins menjelaskan apa yang membuatnya keberatan jika berandalan tersebut ada disana apa lagi sampai mengganggu jalan yang sudah biasa mereka lewati. " Ya baiklah Frins kau mendapatkan perhatian ku mengenai masalah ini, dan tanggapan ku mengenai apa yang kau katakan memang masuk akal aku juga pasti akan merasa terganggu karena selain tempat tersebut adalah kawasan yang baisa kita lewati dan gunakan sebagai akses jalan yang tidak terlalu ke rumah kita, sebenarnya memang berandalan tersebut tidak aku sukai karena hal yang aku takutkan yaitu mereka perlahan mendekati kawasan rumah kita, dan nama nya berandalan tentu saja mereka bisa bertindak buruk ke siapapun atau bahkan mereka bisa saja melakukan hal yang mengganggu ketentraman masyarakat disini. Apa kau yakin dengan apa yang kau lihat tadi Frins? kau berkata jika di kumpulan orang-orang yang berada di kawasan yang cukup gelap terdapat 2 wanita yang sedang mereka lecehkan? jika memang apa yang kau lihat benar itu artinya kita sudah mendapatkan sebuah bukti jika orang yang tadi sempat kota lihat adalah seorang berandalan lalu kita bisa saja melaporkan mereka ke pihak yang berwenang bahwa mereka bukan orang baik dan sepertinya pantas untuk di tangkap. Tapi sekarang kau tentu saja harus benar-benar memikirkan apakah yang kau lihat itu adalah benar atau mungkin bisa saja kau hanya melihat nya dengan tidak jelas? karena tempat tersebut yang gelap kan Frins, jadi bagaimana?"ujar Komi bicara mengenai sebuah bukti jika orang yang sempat mereka lihat memang berandalan yang harus di tangkap, dan bertanya mengenai keyakinan Frins saat itu. " Ya kau benar Komi, jika itu sampai terjadi aku tak dapat memikirkannya kembali apa yang harus kita lakukan selain melaporkan mereka ke pihak berwajib. Aku, aku benar-benar melihat jika mereka memang sedang melecehkan 2 wanita Komi, dan bahkan 1 diantara wanita tersebut sambil mereka paksa meminum minuman di dalam botol yang sepertinya air dalam botol tersebut bukan botol biasa melainkan minuman keras. Dan kau lihatkan salah seorang pria yang sudah dari jauh melihat kita dengan sangat tajam Komi? seperti orang yang sudah kita temui sebelumnya, memang bukan wajahnya yang aku maksud mirip, tapi perilaku nya dengan sangat tajam pria tersebut melihat ke arah kota dengan tajam seperti sedang menyembunyikan sesuatu, maksud ku pria tersebut sengaja melihat ke arah kita dengan sangat tajam agar kita tidak sampai berani untuk menoleh ke arahnya dimana pria tersebut memang sedang menyembunyikan sesuatu, dan yang dia sembunyikan kedua wanita yang sedang di lecehkan oleh temannya. Kau mengerti kan Komi? saat itu boleh saja keadaan gelap tapi ketika kita masih berada sedikit jauh dari tempat mereka melecehkan kedua wanita tersebut tentu saja lampu kendaraan kita menyorot mereka dan di saat itulah aku bisa melihat orang-orang tersebut dan jelas terlihat kedua wanita yang sedang mereka lecehkan Komi,"ujar Frins menjelaskan mengenai perilaku salah satu pria yang begitu sangat tajam melihat ke arah mereka yang memiliki maksud untuk menakuti mereka sehingga tidak sampai berani menoleh ke arah mereka yang sedang melecehkan dua wanita saat itu, dan bahkan menegaskan bagaimana cara Frins bisa melihat mereka saat itu. " Oh ya aku paham dengan apa yang kau katakan Frins seperti kejadian yang pernah kita alami, kejadian yang kita alami tadi cukup mirip dengan kejadian yang kita alami ketika akan keluar dan pulang dari sebuah bukit itu kan Frins? ketika kita melihat 2 pria yang berdiri di salah satu gang mereka terlihat seperti merapatkan barisan mereka karena sedang menutupi pria yang saat itu tengah melecehkan seorang wanita juga, begitu kan maksud mu Frins? ya aku mengerti mengenai itu, dan ya kau pintar Frins maaf aku tak melihat apa yang mereka lakukan seperti mu karena aku fokus melihat ke jalan tadi. Tapi meskipun kau sudah yakin dengan apa yang kau lihat itu, kita tetap saja tidak bisa langsung begitu saja melaporkan apa yang kita lihat Frins, kita memang bisa melihatnya tapi orang yang kita beritahu mengenai ini tentu saja akan meminta bukti tertulis, bisa saja sebuah foto atau mungkin hal lainnya yang benar-benar memperlihatkan jika orang-orang itu memang sedang melakukan hal yang terlarang, sementara sekarang yang kita dapat memang sebuah bukti tapi bukti yang tidak tertulis, jika kita melaporkan ini orang yang mendapatkan laporan kita tidak akan langsung percaya begitu saja dengan apa yang kita laporkan, dan tentu saja akan kembali meminta sebuah bukti nyata yang bisa kita tunjukan kepada mereka bukan hanya sebuah laporan lisan saja. Jadi sekarang yang harus kita lakukan tentu saja tenang jangan ceroboh langsung melaporkan ini, tapi yang harus kita lakukan benar-benar mendapatkan sebuah bukti foto atau video yang menunjukan orang-orang tersebut adalah berandalan yang memang sedang melakukan aktifitas terlarang, sehingga dengan bukti nyata tersebut tentu saja pihak berwajib akan percaya mengenai apa yang kita laporkan hingga mereka tentu saja akan mencoba untuk membereskan kasus pelecehan ini,"ujar Komi mengatakan mengenai hal yang harus di lakukan mereka sekarang sehingga semuanya bisa di laporkan dan di tindak lanjuti oleh pihak berwenang. " Oh ya kau benar juga Komi, jika kita yang hanya melihatnya tapi tidak bisa menunjukan apa yang kita lihat laporan yang kita buat akan sia-sia dan tentu saja kita hanya akan membuang-buang waktu kita, lalu sekarang kita harus apa? kita harus menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi Komi? agar kita bisa benar-benar melihat dan mendapatkan bukti tertulis sehingga kita bisa melaporkan mereka dan meminta mereka di tangkap? dan lalu bagaimana dengan aktifitas kita yang selalu kita jalani apa kita tidak akan melakukan itu terlebih dahulu sekarang?"ujar Frins bertanya kembali, sambil menanyakan mengenai aktifitas yang dirinya biasa lakukan bersama Komi saat itu. " Ya seperti itulah Frins, tapi aku tak yakin akan melakukan apa yang kau katakan barusan karena kau harus memikirkan mengenai keselamatan mu Frins, kau itu wanita kau tidak perlu membahayakan diri mu hanya untuk masalah ini, aku memang juga merasa khawatir mengenai mereka yang akan melakukan hal yang tak baik yang berimbas kepada kita, tapi sekarang aku juga tidak ingin kau berpikir untuk menyelidiki masalah ini sehingga membahayakan keselamatan mu, tidak Frins aku tidak ingin kau melakukannya, jika aku berpikir untuk menyelidiki nya biarkan aku sendiri yang melakukannya aku seorang pria yang tentu saja bisa ke jaga diri ku, tapi tidak dengan mu Frins. Mengenai aktifitas kita itu aku tak terlalu yakin jika di kawasan tersebut aman untuk kita lewati Frins, aku takut jika ketika kita melewati tempat tersebut kita akan berpapasan dengan orang-orang itu lagi, aku tak berpikir jika mereka orang jahat tapi aku merasa yakin jika mereka bukan orang baik Frins makannya aku merasa khawatir, jika menurut ku mungkin kita tak usah mencoba melewati kawasan tersebut dulu beberapa hari ini meskipun hanya untuk lewat saja dan berlari aku tak yakin mereka sudah tidak ada di sana Frins jadi untuk esok hari jika kau ingin kita berolahraga lari kita bisa pergi ke tempat lain saja dulu, tidak melewati kawasan tersebut, aku akan mencoba melihat saja dulu ke tempat tersebut lain hari jika aku rasa aman kita bisa kembali saja lagi lewati jalan tersebut, kau mengerti dengan apa yang aku katakan kan Frins?"ujar Komi menjawab jika sebaiknya beberapa hari ini mereka tidak dulu melewati kawasan tersebut sebelum Komi bisa memastikan kawasan tersebut benar-benar aman dari orang-orang yang memang sepertinya bukan orang baik, dan memilih rute lain saja dulu jika mereka ingin kembali melakukan aktifitas olahraga keesokan hari. " Oh ayolah Komi, kau tidak usah terlalu posesif seperti itu ingat jika hal yang kita alami ini terjadi ketika malam sudah cukup larut bukan ketika hari masih pagi, dan yang aku lihat jika mereka sedang melakukan pelecehan ketika malam hari tapi tentu saja mereka tidak akan sampai mau melecehkan orang ketika dalam keadaan cerah ( pagi hari ) karena kadang ada orang yang lewat ke tempat tersebut kan, bahkan bisa aku katakan jika mereka berkumpul seperti itu tidak akan terulang lagi ketika hari cerah Komi, kemarin saja mereka melakukan pelecehan tersebut di kawasan yang begitu gelap kan Komi? jadi aku pikir para orang-orang berandalan itu tidak akan mungkin ada apa lagi berani melecehkan seseorang pagi atau ketika matahari masih menyinari kawasan tersebut? kau mengerti apa yang aku maksud kan Komi? jadi aku harap kau tak usah terlalu takut dengan mereka yang akan ada ketika hari masih disinari oleh matahari, jadi kita tentu saja tidak apa-apa meskipun harus terus beraktifitas lewati ke jalan tersebut juga kan,"ujar Frins mengatakan jika mereka tidak harus menjauh dari tempat tersebut karena kemungkinan besar orang-orang berandalan tersebut tidak akan melakukan hal yang buruk ketika hari masih cerah. " Tapi Frins aku," " Frins, Komi itu kalian kan? kenapa kalian belum tidur? sudah jam berapa ini?"ujar Buyi saat itu tiba-tiba keluar kamar dan bertanya kepada Frins dan Komi yang di pergoki Buyi masih belum tidur di jam yang sudah cukup larut ini.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN