Bab 66

1288 Kata

“Jadi, rencananya mau berapa lama kamu di sana” Chilla terdiam memikirkan pertanyaan Diana di seberang telepon saat ini. “Mungkin sampai aku ngerasa pikiranku udah sedikit jernih. Kalau ternyata lama-lama aku betah di sini, kayanya aku bakal mutusin buat buka bisnis di sini aja deh,” jawab Chilla. Terdengar suara dengusan dari balik telepon setelah perkataan Chilla. “Nggak usah ngadi-ngadi ya kamu. Jangan karena galau sama cowok, kamu akhirnya mutusin buat ldr lagi sama aku,” gerutu Diana yang tidak senang dengan jawaban Chilla. Mendengar omelan sahabatnya itu membuat Chilla tertawa geli. “Iya iya maaf. Tapi jawabanku ini mungkin aja bisa terjadi Diana, karena aku nggak tahu sampai kapan hatiku benar-benar siap,” jawab Chilla dengan nada sendu. Beberapa detik hanya kesunyian yang terja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN