Alea berjalan menuju UKS, ia berencana untuk istirahat sejenak. Matanya sangat berat hingga ia mengantuk. Setibanya di depan pintu UKS. Ia segera masuk dengan perlahan. Untuk kesekian kalinya, hatinya terluka. Di sana, di brankar tepatnya. Ia melihat Tasya yang tengah duduk menyamping di atas pangkuan Kevin. Alea tak bersuara, membiarkan matanya melihat itu. "Kita akan menikah, jadi tidak masalah bukan?" Alea memejamkan matanya saat sebuah adegan dimana Tasya menyatukan bibirnya pada bibir Kevin. Kevin tak melawan namun tak membalas. Ia hanya terdiam. Alea terisak kuat hingga membuat mereka berdua terkejut dan menatap ke arahnya. Kevin mendorong Tasya hingga membuat gadis itu terjatuh dan membentur lantai. Kevin berdiri tegak menatap Alea was-was. "Lea, ini gak seperti yang lo bayangin

