Di dalam perjalanan menuju Arborea Cafe, Alea terus saja melamun memikirkan kejadian di kantin tadi. Kejadian yang membuatnya terus berpikir keras hingga saat ini. Apa harus ia melepaskan Kevin? Alea terus menghembuskan napasnya kasar hingga laki-laki yang sedang memboncengnya itu merasa aneh. Aldi mengamati raut bimbang Alea melalui kaca spion. 'Gue cinta dia dan gue benci lo. Terus gue harus apa?' Tatapan itu cukup menjelaskan pada Alea jika Kevin membencinya. Namun Alea takut melepaskan karena ia tak bisa. Ia takut kehilangan Kevin. Sangat-sangat takut. Pandangan Alea kosong ke depan. Fisiknya tak menangis namun hatinya menjerit pilu. Dan sekarang tanpa terasa, Alea dan sahabatnya telah sampai Arborea Cafe. Alea langsung turun dari motor sport milik Aldi. Saat berangkat menuju ke sa

