NYAWA KEVIN

355 Kata

  "Kemana anak itu? Kenapa belum datang?" Sindy menanti kehadiran putranya dengan raut geram, kesal dan khawatir. "Tunggulah sebentar lagi, sayang." Adi berusaha menenangkan istrinya dengan sedikit elusan di pundak sang istri. "Tidak bisa! Aku merasa ada sesuatu yang buruk sehingga membuatku tak tenang. Ayo kita ke apartemen Kevin!" ucap Sindy gelisah tak menentu. "Tapi---" "AYO CEPAT!" jantung Sindy berdetak cepat, perasaannya mengatakan jika terjadi sesuatu hal yang buruk pada Kevin. Adi hanya menuruti perintah Sindy tanda tak ingin berdebat. "Lambat banget ih! Cepet! Kebutin!" kesal Sindy dan Adi lagi-lagi hanya menurut. Setelah sampai di apartemen Kevin. Sindy menggedor pintu tak sabar. "Heh! Kevin buka!" teriak Sindy. "Sayang, pintunya bisa di ketuk, jangan digedor kayak begitu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN