Part 56. The Past 47

2063 Kata

"Papa?" cicit Aileen dengan wajah yang terlihat jelas-jelas kaget. Sedangkan Tuan Buana yang melihat ekspresi terkejut anak tiri tercintanya. "Iya, ini Papa, sayang." Tuan Buana berjalan mendekati Aileen yang saat ini masih tidak bisa mengontrol ekspresi kaget di wajahnya. "Ayok kita pulang, sayang," imbuh Tuan Buana sembari menggenggam tangan Aileen. Sementara Aileen yang mendapati tangannya yang serasa di genggam sontak menariknya kembali dan dia juga melangkah mundur untuk membuat jarak dengan laki-laki dewasa yang ada dihadapannya. Tuan Buana yang melihat gelagat aneh dari anak tirinya, hanya bisa menaikkan satu alis mata pun tangan kanannya masih setia dalam fose seolah menggenggam tangan, tapi aslinya sekarang dia sedang menggenggam angin. "Kamu kenapa, sayang?" tanya Tuan Bu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN