Part 50. The Past 41.

1710 Kata

"Kak Ars jangan gitu lagi sama orang. Kasihan Damar," omel Aileen di atas motor, sedangkan Arsenio yang mendengar itu hanya diam dengan tatapan lulus ke depan untuk melihat suasana jalanan M.H Thamrin yang mulai memadat. Iya, saat ini dua remaja yang terpaut usia dua tahun itu tengah menaiki motor dan mereka saat ini dalam perjalanan pulang menuju kompleks perumahan. Sedari tadi Arsenio hanya diam mendengarkan segala omelan yang keluar dari bibir mungil Aileen. Dia tidak ada niat menangapi karena di sini, memang dia yang salah. Andai saja dia bisa mengontrol emosinya, perkelahian yang membuat mereka dibawa keluar dari dalam Monas itu tidak akan terjadi. Iya, tadi Arsenio berkelahi dengan Damar— laki-laki berwajah datar teman sekelas Aileen. Perkelahian itu terjadi, karena Arsenio m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN