"Bukankah saya sudah mengatakan kalau, saya tidak pernah melayani laki-laki mabuk. Jadi, enyahlah sialan!" Aileen mendorong tubuh linglung laki-laki yang sekarang berada di depannya itu dengan gerakan pelan, tapi itu sudah mampu membuat laki-laki itu menyingkir dari hadapannya. Aileen hendak melangkah, tapi laki-laki mabuk itu kembali mencengkam pergelangan tangan kanannya dan laki-laki itu langsung menarik kembali tubuh Aileen hingga terbentur dengan tembok lift. Laki-laki itu bergerak menutup pintu lift dan dia langsung menekan tombol bernomer tiga, hingga membuat elevator itu bergerak naik ke lantai tiga. Laki-laki mabuk berjas hitam dengan dalaaman kemeja putih itu bergerak mengurung tubuh Aileen dalam kungkungannya. Kedua tangan besarnya menggenggam kedua tangan Aileen dan dia

