Part 54. The Past 45

1864 Kata

"Pegel banget lutut gue, Yu." Elle mengeluarkan gerutunya sembari menekuk satu kakinya ke belakang, membuat langkah kakinya terhenti. Aileen yang mendengar itu ikut menghentikan langkah dan kedua matanya langsung menatap jengah Elle, "Emang lu sendiri yang capek?" tanya Aileen sembari berkacak pinggang pun raut wajah yang terlihat jelas sedang menahan kesal. "Kaki gue juga pegel, El. Tenggorokan gue kering, tubuh gue keringetan. Tapi, biar gitu. Gue enggak ngeluh. Kita begitu buat para pahlawan yang dulu berjuang," imbuh Aileen dengan ungkapan bijak. Mendengar itu, Elle menganggukkan kepalanya sekaligus kembali bergerak untuk menegakkan satu kaki yang tadi dia tekuk, "Gue tahu, Yu. Tapi-" "Sudah jangan banyak bicara lagi. Lebih baik, kita pergi ke kantin. Beli es teh sambil beli maka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN