A Man Name Faruq

1078 Kata

Kini laki-laki muda teman my bias ini hanya berjarak dua langkah dari tempatku duduk sambil menghabiskan roti. “Bukan adik ketemu gede?” ucapnya penuh selidik. “Seingatku, aku pernah melihat adiknya, tapi namanya lain, em ... nama Hasna kalau nggak salah, dia ikut ke satu acara, tapi ... wajahnya nggak seperti itu!” ucapnya sambil menunjuk wajahku. Bahu ini tegak, sesaat aku mengalihkan pandangan. Nggak enak ‘kan melihat ujung telunjuk itu, walaupun aku tahu gerakan itu hanya sebagai gerak penegasan. Laki-laki yang menyebut dirinya bernama Faruq itu maju selangkah. Kepalanya sedikit bergerak ke kanan dan ke kiri mengamati wajah ini. “Em ... tapi, ada kemiripan dengan Hamzah, sedikit em ... sebagian, pasti itu didapat dari Ustaz Annas,” ucapnya menyimpulkan apa yang terpatri dalam wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN