Bab 38. Benar Benar Berpisah

1372 Kata

38. Benar benar berpisah. Keputusanku sudah bulat, dan tidak bisa ditawar tawar lagi. Jika sebelumnya masih ada keraguan yang membebani hati. Tetapi kupastikan kali ini tidak. Tidak ada satu alasan pun yang yang akan menahanku di sini. Tidak ada satu alasan pun untuk membuat aku tetap mencintai seorang Aditya Hermawan. Ya, tiap perjumpaan, pasti akan ada perpisahan. Tiap ada awalan ada akhiran. Mungkin aku pernah berangan angan akan berjodoh selamanya dengan suamiku. Hingga hanya maut yang berhak memisahkan. Tetapi begitulah hukum dunia, memang tidak ada yang abadi. Cinta manusia sebesar apapun bukan jaminan selamanya akan demikian adanya. "Aku lelah begini terus, Sabina. Kau itu keras kepala sekali sih! Aku ini suami kamu! Jangan selalu kamu sepelekan!" Sergah Mas Adit dengan suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN