“Kasih tahu cepat!” seru Vero Iki tertawa keras karena digelitik oleh Vero. “Woi stop!” seru Iki “Gak mau!” tolak Vero “Kasih tahu gue nomor adeknya Levina” ucap Vero “Woi gue udah sesak nafas” ucap Iki Vero terus menggelitik Iki tanpa ampun. “Iya-iya, gue kasih tahu, ple-“ Iki bahkan tidak sanggup melanjutkan ucapannya “Please, stop” ucap Iki dengan nada yang pelan “Woi, mati anak orang nanti” ucap Dimas Vero berhenti menggelitik Iki. Iki sesak nafas karena tertawa dengan keras dan mencoba untuk mengatur nafasnya. “Kasih tahu buruan!” seru Vero Dimas melihat Iki yang masih mencoba mengatur nafas. “Biarin dia nafas dulu lah anjir!” seru Dimas “Capek gue” keluh Iki “Buruan!” seru Vero “Nih” ucap Iki pelan sambil memberikan handphonenya “Siapa nama kontaknya di sini?” tanya

