Kent menghela nafas panjang saat melihat jam yang sudah menunjukkan hampir pukul setengah sembilan. ‘Kayaknya gue kehilangan kesempatan gue’ batin Kent ‘Apa gue pulang aja ya?’ batin Kent ‘Tapi kalau dia datang gimana?’ batin Kent yang sudah menunggu di depan rumah Bianca ‘Jangan terlalu berharap Kent! Jelas Bianca lebih pilih Ardhan lah dari pada lo!’ batin Kent Kent segera bergegas untuk pulang sampai suara taxi membatalkan niatnya. Bianca turun dari taxi itu dan segera menghampiri Kent. “Gue kira lo udah pulang” ucap Bianca Kent menggeleng. “Kenapa lo gak masuk aja?” tanya Bianca “Gue segan ngetoknya, jadi gue tunggu di luar” jawab Kent “Oh gitu” balas Bianca “Kalau gitu gue pulang dulu ya” pamit Kent “Kenapa pulang?” tanya Bianca “Kesempatan gue kan udah hilang” jawab Ken
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


