33. Sakinah Bersamamu

1864 Kata

                                     *SAKINAH BERSAMAMU* "A..bi.." Jantung Ali berdegub kencang sekali mendengar kata-kata yang sudah hampir dua bulan ini dirindukannya. Ali menoleh tak percaya ke arah suara, dilihatnya mata indah yang terpejam sekian lama itu kini telah terbuka, ada setitik airmata membasahi kedua sudut kelopak indah itu. "AllahuAkbar," ucap Ali masih tak percaya dan tanpa sadar airmata juga mengaliri kedua pipinya. "Umi kembali sayang, Umi sudah bangun." ucapnya berkali-kali mencium punggung tangan istrinya. Ali segera memencet tombol yang ada di atas brangkar untuk memanggil dokter dan suster yang akan memeriksa Prilly. Tubuh Prilly masih lemah dan belum bisa banyak bergerak. Terbaring hampir dua bulan lamanya membuat seluruh sendi dan urat syarafnya kaku, dokter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN