Anjani pun sendirian di ruangan rawat inap nya itu. Ia sangat bersyukur sekali karena Tuhan masih memberikan kesempatan untuk dia tetap hidup. Ia tidak akan tahu bagaimana jika tadi malam adalah akhir dari hidupnya. Ya memang impian terbesar nya sudah terwujud yaitu dengan menikah. Namun masih kurang karena ia menikah bukan dengan seseorang yang seharusnya. Ia menikah bukan dengan seseorang yang ia cintai. Maka dari itu ia belum ingin meninggalkan dunia ini. "Tuhan, terimakasih karena masih memberi kesempatan untuk hidup" ujar Anjani tersebut saat ini dan pikirannya pun terbawa ke orang yang menabraknya. Orang yang sama sekali belum ia ketahui. Ia benar-benar sangat kesal dengan orang itu. Karena dia, hidupnya hampir saja berakhir sampai disini. Ya. Hanya disini saja. Tak beberapa lama

