Hari terus berganti. Larasati semakin memantapkan hati. Mencoba kembali membuka lembaran baru untuk berumah tangga. Sesuai dengan mimpi-mimpi yang beberapa malam terakhir mendatanginya. Dia pun mulai yakin dengan perasaannya dan mulai percaya dengan ketulusan yang diberikan oleh pria yang terus menghujani Larasati dengan perhatian. Apalagi orang-orang di sekitarnya, juga memberikan dukungan. Hal itu semakin membuat Larasati yakin untuk melangkah ke depan. Memang benar adanya. Sekeras-kerasnya batu, akan hancur juga dengan tetesan air yang secara terus-menerus dan Bara berhasil membuktikan itu semua. Dia hujani Larasati dengan perhatian dan kasih sayang tulus hingga wanita cantik itu luluh pada akhirnya. Bu Dini tentu sangat bahagia mendengar jawaban Larasati atas permintaan yang beli

