Bab. 22 - Calon Bidadari Syurga

1133 Kata

d**a Larasati semakin berdebar ketika Bara menuntut jawab darinya. Lidahnya tiba-tiba saja terasa kelu dan mulut Larasati terkunci rapat tidak mau membuka. Grogi menguasai wanita muda itu sekarang hingga membuat dia bingung harus menjawab apa. "Maaf, Ra. Mungkin, bagimu ini sangat mendadak. Asal kamu tahu, sudah cukup lama aku menaruh hati padamu," kata Bara mengurai keheningan karena sedari tadi Larasati belum juga memberikan jawaban. Mendengar perkataan Bara, Larasati memberanikan diri menatap pria di hadapan. Bara menganggukkan kepala, meyakinkan. "Aku serius, Ra. Tapi jika kamu bertanya, sejak kapan? Jawabannya adalah, aku tidak tahu." Wanita berhijab itu mengerutkan dahi, membuat Bara tersenyum. "Ya. Memang benar, Ra. Aku tidak tahu kapan pastinya karena rasa itu tiba-tiba saja h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN