Bab 37

949 Kata

"Cylviiiii! Cylviana Meri Winata!" Suara teriakan Abi menggema diikuti irama ketukan pintu yang keras. “Bangun woi!” pekiknya dongkol menatap tajam pada pintu kayu di depannya. "Apaan sih lo, Bang? Ini hari Minggu, gak usah ganggu gue," sembur Cylvi tak peduli dengan suara gedoran pintu yang semakin memekakkan telinga. Abi mengernyit kesal. "Temen lo udah tungguin di bawah," tukasnya mendapat respons refleks dari Cylvi. Cylvi membuka pintu kamarnya dengan cepat. "Siapa?" tanyanya penasaran sembari mencoba melongok ke bawah, tepatnya menyapu pandangan matanya pada ruang tamunya. "Mandi dulu deh sana," ucap Abi sambil mendorong Cylvi kembali masuk ke dalam kamarnya. "Gue ngerasa gak lagi janji sama siapa-siapa deh hari ini," gumamnya yang jelas tak digubris oleh Abi. Dengan terpaksa, C

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN