"Cyl?" panggil Andreas. Mereka sudah berada di dalam mobil. Sesuai pesan Andreas, cowok itu mengantar Cylvi pulang. Suasana canggung melingkupi keduanya. "Hm?" gumam Cylvi. Cylvi menatap ke arah Andreas yang duduk di sampingnya, kursi pengemudi. "Gue mau tanya jawaban lo soal yang kemarin." "..." "Lo masih ingat kan?" "Iya." "Jadi Cyl?" Cylvi memejamkan matanya. Di bayangannya ada Gaara. Apa yang akan dilakukan cowok itu? Cylvi ingat tadi biarpun Gaara tahu ia akan diantar Andreas, cowok itu hanya berlalu di depannya dengan motor ninjanya. "Gue—" diam sejenak. "Ya? Cyl? Apa?" tanya Andreas tak sabaran. "Gue terima lo." Jalanan ramai sore ini membuat Andreas tak dapat mengalihkan pandangannya dari jalanan tapi dia bisa mengenggam tangan Cylvi. "Thanks, Cyl." Senyum berkembang d

