"Rasanya..." Gaara kembali menggantungkan kalimat yang ingin ia ucapkan. Cylvi melotot sebal. "Rasanya gimana, Gaar? Lo tinggal jawab aja lama banget," tuturnya tanpa menutupi rasa kesalnya. "Pake ngerem-ngerem segala lagi." Gaara menyeringai tipis. "Lo penasaran kan, Cyl?" godanya semakin membuat Cylvi semakin dongkol. "Coba aja sendiri." "Kok lo makin hari makin nyebelin sih, Gaar?" cibir Cylvi seraya menepuk keras lengan cowok itu. "Tapi lo makin sayang kan sama gue?" tukas Gaara menghindari pukulan-pukulan yang diarahkan Cylvi kepadanya. "Ogah! Gak usah kegeeraan deh, Gaar!" bantah Cylvi ingin berlalu pergi jika saja tak ditahan oleh Gaara. Gaara terkekeh kecil sebelum akhirnya memutuskan untuk diam ketika mendapati raut marah Cylvi. "Lo coba sendiri deh, Cyl," ucapnya mengalihk
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


