Bab 33 - Panas Membara Bersama Ayana

1045 Kata

"Mas, aku tidak ingin pisah denganmu. Tiba-tiba saja hatiku sedih memikirkan waktu yang terasa semakin dekat," bisik Ayana. Calvin menggeleng. "Tidak, Ayana. Aku hanya ingin tinggal di sini bersamamu. Aku tidak mau dengan Jovanka." Ayana menangis. "Mas," sahutnya memegang wajah Calvin. Mendaratkan keningnya ke kening pria itu. Jarak mereka begitu dekat. Nafasnya beradu penuh emosi. Calvin menyeka buliran di pipi Ayana. "Jangan sedih, kita ke sini untuk liburan." Ayana mengangguk, tersenyum lebar. "Iya, Mas. Maaf." Calvin mencium pipinya. "Sebelum kita pergi jalan-jalan, maukah kamu melayaniku?" tanyanya. Ayana tersenyum. Calvin mendadak membuatnya bergetar. Wanita itu mengangguk. Calvin langsung mencium bibirnya dengan lembut. Memejamkan mata demi merasakan setiap sentuhan yang men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN