BAB 27 : REVENGE

910 Kata

Eileen memilih mengenakan gaun dengan lengan tiga perempat untuk tidur malamnya. Besok ia akan mulai untuk membalaskan dendamnya dengan cara yang menyakitkan walau ia tahu resikonya. Namun, semua mudah bagi Eileen karena ia bisa mengurus segalanya mengingat orang tua angkatnya adalah orang yang memiliki nama dan kekuasaan. Malam ini, Eileen memilih untuk menjenguk Vincent ke kamarnya. Terlihat wajah lelaki itu tampak basah dan sembab. Apa Vincent baru saja menangis? Lalu, apa penyebabnya? Eileen mengusap pipi Vincent lembut kemudian mencium dahi lelaki itu. Ia benar-benar merasa bersalah sudah berpura-pura menjadi ibu kandung Vincent. "Kau belum tidur?" Mata Eileen langsung berputar ke kiri melirik Aeron yang berdiri santai di pintu kamar Vincent. Eileen menggeleng pelan, kemudian menye

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN