Seakan waktu berjalan lambat, pun dengan pikiran mereka yang tak bisa mencerna apapun setelah pernyataan yang dikatakan oleh Geveaux senior. "Dad..." Aeron lebih dulu sadar, langsung melayangkan ungkapan kebingungannya. "Kau apa?" Steve tersenyum lebar, "Menikahkan kalian, Aldith." Lelaki tua itu menyilangkan kakinya. "Apa yang memangnya kalian tunggu? Kau ingin menunggu anak keduamu berumur 20 tahun baru menikah?" cemoohnya sambil menatap puteranya mengejek. "Dad, kami tidak bisa." Aeron menyela cepat. Menatap tajam sang ayah, "Kau tidak tahu-" Eudith yang terdiam sejak awal hanya bisa mendengarkan walau hatinya tak menerima jawaban yang Aeron layangkan. Pria itu menolaknya. Eudith tersenyum miris, kata-kata 'tidak bisa' dari bibir Aeron cukup menggores hatinya. Jujur saja, ia tidak i

