Bab 72 : Garis Samar

1494 Kata

Bintang mengeratkan pelukannya pada Abi, menangis sambil meminta maaf karena merasa telah mengecewakan. Abi membelai lembut punggungnya, mencoba menenangkan. "Sayang, nggak usah minta maaf. Hasilnya nggak masalah buat Mas, yang penting kamu sehat," ujarnya, suaranya rendah dan menenangkan. Bohong kalau Abi tidak sedih, tapi dia meyakini bahwa ada waktu yang lebih tepat yang telah dipersiapkan untuknya dan Bintang. Abi meraih test pack dari tangan Bintang dan menatapnya lebih dekat, sesuatu menarik perhatiannya. Abi memperhatikan dengan seksama, jantungnya berdegup lebih cepat saat melihat garis samar di samping garis tebal. Raut wajahnya berubah terkejut. “Sayang, ini garisnya dua? Apa aku salah lihat?” tanyanya, terdengar takjub. Bintang melepas pelukan Abi, sedikit menoleh dengan mata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN