Bab 41

943 Kata

Happy Reading! Plok plok plok "Ahh tuann ahh ahhh" Desah Ayyara keras dengan mata yang melotot dan wajah yang basah karena keringat. Ini terlalu dalam dan sangat nikmat. Sedang Arvind hanya terus bergerak dengan stabil. Tidak cepat maupun lambat. Ia masih bisa berpikir tentang kandungan Ayyara. "Ini nikmat shh"Desis Arvind lalu mendadak berhenti bergerak. Ia ingin posisi yang membuat kejantanannya semakin menusuk kewanitaan Ayyara. Cupp Arvind menunduk untuk mengecup perut buncit Ayyara kemudian menarik lalu menaikkan kedua kaki wanita itu ke pundaknya. "Ahh tuan." desah Ayyara saat kejantanan tuan Arvind menusuk keras ketika kakinya ditarik dan diangkat tadi. Arvind tersenyum lalu mengelus perut Ayyara memutar. Perut wanita itu nampak mengkilap karena tadi Arvind menumpahkan cai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN