Happy Reading! "Mama juga bingung, pah. Anak itu selalu saja membuat masalah. Tapi kali ini sedikit berbeda. Mama tidak bisa menyelesaikannya sendiri." ucap Rossa lalu menghela napas. Setelah mengomel sepanjang kereta pada putranya, akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi suaminya dan memberitahu apa yang terjadi. "Memangnya masalah apa, mah? Selesaikan saja seperti biasa." "Jika saja bisa begitu, pah. Tapi kali ini anak kita menghamili seorang gadis." "Apa? Apa mama bercanda?" Rossa menatap Devon jengkel. "Andai saja ini cuma bercanda, pah. Mama pasti akan sangat senang. Tapi ini bukan candaan. Anak nakal kesayangan papa telah menghamili seorang gadis." ucap Rossa tak menahan diri lagi. Masalah ini harus diselesaikan secepatnya. "Tapi.. bagaimana bisa? Anak buah papa selalu menga

