Bab 46

820 Kata

Happy Reading! "Tapi kok ibu nggak bilang Ayyara saat di telpon? Ibu malah ikut bohong." ucap Ayyara sembari mencuci sayuran. "Ya ibu sama bapak bisa apa, orang nak Arvind yang suruh." Ayyara menggeleng pelan. Bisa-bisanya orang tuanya mengikuti keinginan tuan Arvind. Apa tidak ada sedikitpun perasaan curiga atau khawatir pada putri mereka ini. "Memang mas Arvind kasih modal berapa, buk?" tanya Ayyara. Pasalnya mengisi warung dan membuat tambak ikan pastilah memerlukan modal yang besar. "Tiga ratus juta." "Hhh" Ayyara melotot lalu melepas sayuran yang sedari tadi tidak selesai ia cuci. "Tiga ratus juta itu banyak sekali, buk. Bagaimana ibu sama bapak bisa nerima uang sebanyak itu." ucap Ayyara tak habis pikir. "Ibu sama bapak sudah nolak. Apalagi kan nak Arvind sudah bayar hutang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN