BAB 40

1560 Kata

Hal pertama yang Ghidan lakukan ketika sampai di rumahnya adalah mencari istrinya. Pintu rumah sudah terbuka, tentu saja! Bik Inah biasanya bangun lebih awal untuk beres-beres. Ghidan mencari Andin di dapur, biasanya istrinya akan berada di balik kompor untuk menyiapkan sarapan, namun yang di temui Ghidan hanya kekosongan. Ghidan beralih ke taman belakang, biasanya wanita itu sedang melakukan olahraga ringan seperti yang selama ini ia ajarkan kepada Andin agar lebih sehat, tetapi kosong, bahkan wangi tubuh Andin sama sekali tidak ada disana. Ghidan berniat untuk memasuki kamar, tetapi merasa ragu karena istrinya sangat jarang bangun siang. “Nyari Ibu, Pak?” Tanya Bik Inah tiba-tiba, membuat Ghidan terkejut hingga nyaris menjatuhkan ponsel yang masih di genggamnya. “Hish, Bik Inah! Janga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN