Sebuah kamar temaram dengan penerangan seadanya masih saja di penuhi suara manusia yang sedang bercerita. Malam ini dingin, seperti biasa, namun entah mengapa kedua manusia yang ada di dalamnya tak kunjung ingin memejamkan mata. Andin sedang berada di dalam kamar Mamanya, berdua, meminta Papa untuk malam ini saja mengikhlaskan tahtanya dan menyerahkan ke Andin, Malam ini, ingin sekali Andin tidur dengan Mamanya. Andin sampai dengan selamat sore tadi, lalu menghubungi Dirga dan Putri untuk menyampaikan kondisinya. Jangan di tanya bagaimana menyebalkannya Dirga, hampir tiap lima belas menit menanyakan sudah sampai mana, istirahat dulu kalau capek, gimana lancar nggak perjalannya? Dan seterusnya. Membuat Andin harus mendengus sebal karena tak kunjung sampai di rumah jika selalu di repotkan

