BAB 51

2454 Kata

“Ga,” panggil Andin. “Gw pergi kalau lo udah bener-bener tidur.” Dirga duduk di sisi ranjang sebelah Andin, dengan mata yang tak pernah lepas menatap sahabatnya. “Gw ga akan bisa tidur kalau lo perhatiin gw kaya gitu,” sebal Andin. “Kaya gitu gimana?” “Ya,kaya gitu pokoknya.” Dengan cepat Andin membalikan tubuhnya, menghindari tatapan Dirga yang membuatnya tidak nyaman. Setelah berhasil menguasai dirinya sendiri, Andin sudah menceritakan semua informasi yang tadi didengar dari percakapan suaminya dengan sahabatnya. Setelah itu, Andin mulai bisa menguasai dirinya, dia tidak perlu takut dengan apa yang akan terjadi di depan. Dia akan selalu kuat seperti biasanya. “Apa yang akan lo lakuin selanjutnya?” “Nggak tahu.” “Gw yakin udah ada ribuan rencana yang ada dalam otak lo Ndin, lo tip

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN