“Sayang aku pergi ke kantor ya, kamu jaga diri baik-baik.” Bima segera mencium kening Novi. “Iya, kamu hati-hati di jalan,” jawab Novi. Seperti biasa Novi selalu mengantar Bima ke teras rumah setiap kali ia akan pergi ke kantor. Tetapi di saat yang bersamaan, sebuah mobil tiba-tiba memasuki halaman rumah Bima. “Sepertinya ada tamu,” ucap Novi sambil terus memperhatikan mobil yang sudah terparkir di halaman rumahnya. “Iya, apa jangan-jangan Tante Halimah atau Soni.” Bima mencoba menebak. “Sepertinya bukan, karena aku hafal mobil milik Mas Soni dan Mama Halimah,” ucap Novi. Tidak berapa lama, seorang wanita turun dari mobil tersebut. Rasa penasaran Bima dan Novi kini terjawab saat Dewi sudah berada di sisi mobil. “Dewi. Itu Dewi ‘kan, Mas?” tanya Novi yang tidak yakin dengan pe

