Pagi ini Bima dan Novi terlihat sedang memasukkan beberapa tas mereka ke dalam bagasi mobil. “Mas. Apa kamu yakin kita akan pergi bermalam di vila bersama Soni dan keluarganya.” Novi yang baru saja selesai memasukkan tas terakhir. Kini mulai membuka pembicaraannya dan Bima. “Aku yakin, memangnya kenapa?” tanya Bima sambil menutup pintu bagasinya. “Apa kamu lupa kejadian bulan lalu, saat mereka mengadakan makan malam. Kamu tahu sendirikan kalau Dewi sangat membenciku,” jawab Novi sambil melipat tangannya. Sesaat Bima tersenyum sambil memeluk pundak Novi. “Sayang, dia nggak membencimu. Dia hanya merasa cemburu karena Tante Halimah begitu sangat menyayangimu.” “Nah, aku takut kejadian itu akan terulang kembali. Mas, aku nggak mau karena kehadiran kita keluarga orang lain jadi be

