"Jevano, kamu ke mana aja, sih? Dicariin malah telat." Rani mengomel saat Jevano baru saja memasuki ruangan mereka. Dia mendatangi pemuda itu dan menariknya agar berjalan lebih cepat. Dia mendudukkan Jevano di sofa sebelah Arina. Jevano yang baru datang pun sedikit plonga plongo, tidak tahu apa yang sedang terjadi. Dia melihat ke tiga orang yang duduk di sana dan hanya diam. "Ada apa?" Dia bertanya ke Rani. "Arina tadi dicegat sama Alvaro," kabar Rani. Dia duduk di sebelah Haikal. "Terus?" Rani melihat ke arah Arina. Temannya itu masih diam dan menunduk dalam. Tangan Arina saling meremas satu sama lain. "Aku takut." Arina angkat bicara. Jevano langsung menoleh dan menghadap gadis itu. "Kamu diapain, Arina, sama cowok itu?" tanyanya serius. Arina menggeleng. "Bukan sesuatu yang bes

