Pulang Malam

1988 Kata

Puas. Itu adalah kata yang memenuhi diri Jevano untuk menutup hari Ahad ini. Seharian tadi, dia berjalan-jalan dengan ayahnya ke mana pun dia mau. Sudah lama sekali dia tidak diajak ayahnya jalan-jalan seperti ini. Selain karena sang ayah yang semakin sibuk bekerja, dia juga sibuk belajar dan lain-lain. Pun kali ini berbeda dengan jalan-jalan yang dulu. Dia tidak usah menahan diri saat menginginkan sesuatu karena ayahnya selalu membelikan apa yang dia mau. Tidak seperti dulu yang harus penuh perhitungan dan pertanyaan: "Kamu mau itu untuk apa?" dari ayahnya. Bahkan tadi dia bisa memakan es krim tiga kali dalam sehari. Yang lebih mengesankan adalah dia dituruti jalan-jalan dan menikmati berbagai wahana di taman hiburan. Ya ampun, rasanya bahagia sekali. "Mandi, terus istirahat." Jamal me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN