Ayah Sama Bunda Kenapa?

1823 Kata

Jevano hanya diam di tempat duduknya saat makan. Sudah tiga hari ini tidak ada percakapan yang keluar saat dia dan orang tuanya bersama di ruang makan. Biasanya mereka akan membahas banyak hal bahkan sampai sesuatu yang paling konyol sekali pun. Tak jarang pula mereka membahas sesuatu yang tidak penting sama sekali. Akan tetapi, kali ini berbeda rasanya. Ya, tentu saja sangat berbeda. Semenjak pulang dari rumah kakek nenek, Jevano merasa ada sesuatu yang menghalangi antara ayah dan bundanya. Dia tidak tahu apa itu. Dia juga terlalu takut untuk angkat bicara kalau suasananya seperti ini. "Jevano, selesaikam makanan kamu dan ayo berangkat. Bunda ada acara dan jadwal meeting pagi ini." Juwita memberikan titah. Dia sendiri sudah selesai makan dan membawa piringnya di dapur. "Bunda mau menyi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN