“Kau bisa menempati kamar itu,” tunjuk Julie pada suatu ruangan saat memboyong Azzura untuk tinggal di apartemennya. Itu memang keinginan Julie, membiarkan sang asisten tidak jauh-jauh dari jangkauannya. Bisa dikatakan bahwa Julie tak perlu repot-repot mencari Azzura lagi jika dirinya membutuhkan sesuatu. “Apakah Anda tinggal di sini hanya sendiri, Ms?” tanya Azzura saat meletakkan barang belanjaan milik atasannya. Tak lupa ia juga memiliki kantung untuk dirinya sendiri. “Apa kau berharap aku tinggal sama seorang kekasih atau tunangan, begitu” tanya Julie yang sudah mendudukkan bokongnya di sofa berwarna emas. “Bukan seperti itu, saya kira madam Elijah juga tinggal bersama Anda.” Azzura mengulum bibirnya tapi matanya masih menatap interior yang ada di seluruh sudut apartemen milik Ju

