BAB 20

1655 Kata

Carlos yang sedang melakukan panggilan teleponnya dan terburu-buru untuk ke suatu tempat yang sepi, tiba-tiba dikejutkan oleh seseorang yang menabrak tubuhnya dari arah berlawanan. Ia mengumpat, bagaimana bisa orang itu menyenggolnya padahal banyak jalan kosong yang tersedia. Ia juga sanksi bahwa orang tersebut pasti juga sedang terburu-buru.  “Maafkan aku.” Terdengar kalimat sesal di sana.  Tapi tubuh Carlos langsung kaku saat melihat siapa orang yang di hadapannya sekarang. Tak salah lagi, wanita tinggi dengan kulit eksotik juga rambut cokelat tua. Sekali lagi, ia mengumpat dalam hati. Mungkin ini akan menjadi awal mimpi buruknya.  “Nona Jorell,” kata Carlos yang memundurkan langkahnya dan langsung pergi tanpa pamit. Ia berharap semoga saja perempuan gila itu tidak mengenalnya.  Tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN