Happy Reading, Guys! ____________________________ Ketegangan yang di rasakan di ruang serba terbuka ini tak terjadi pada tiga orang saja, tapi ada banyak orang lain yang juga mengikuti. Seolah mereka jadi pemeran utama yang sedang bermain di atas panggung. “Aku tak menyangka, setelah pertemuan kita tempo hari kau dengan cepatnya langsung pindah ke Manhattan. Padahal aku sudah bertaruh pada ayah jika kau tak akan lagi menginjakkan kaki di Manhattan.” Dallas membuka pembicaraan walau dengan kata-kata provokasi. Alli diam saja, dan lebih memilih menyenderkan tubuhnya di kursi yang ia duduki. Memerhatikan tamu yang tak diundang di hadapannya. “Ada hal yang harus aku urus dan membuatku kembali ke sini.” Dallas bertepuk tangan. “Kalau begitu tak ada alasan untukmu menolak datang ke rumah

