Happy Reading, Guys! _____________________________ **Beberapa jam sebelumnya... Azzura mengambil telepon genggamnya dan mencoba menghubungi seseorang. Dering pertama tak kunjung diangkat, hal yang membuat Azzura berpikir kembali untuk menghubunginya. Walaupun ia tahu bahwa ia mengganggu seseorang di seberang sana yang mungkin saja sedang bergumul dengan mimpi indahnya. Bibirnya mengulum senyum saat panggilannya akhirnya diangkat juga. “Apa kau sedang tertidur?” Ia menggigit bibir bawahnya tanda tak enak hati. “Boleh kita bertemu sekarang, aku tahu kau sedang ada di Manhattan.” Azzura menyandarkan punggungnya di dinding toilet. “Tak perlu, aku akan mengunjungimu malam ini. Tolong kirimkan saja alamatnya.” Azzura mendesah lega, akhirnya orang itu mau menemuinya. Ia mela

