Selamat Membaca "Oma!" Intan merengek sambil menggoyangkan tangan neneknya saat kami di meja makan untuk makan malam. "Ada apa, Sayang?" tanya Mama yang duduk di sebelahnya. Sementara Indah duduk di seberangnya. "Intan tidur sama Oma ya?" tanyanya dengan gaya lucu. "Boleh. Kok tumben tidur sama Oma?" "Mama kalau tidur suka nangis sama jerit-jerit. Intan takut," ungkapnya. Indah terkejut mendengar pengakuannya. Mama melirik pada Dokter Indah merasa tidak enak. Indah hanya bisa mengiyakan menyetujui permintaannya. Belakangan ini beberapa kali terkadang aku suka mimpi buruk tentang perselingkuhan mantan suaminya. Semua kenangan buruk itu begitu membekas hingga jiwaku tersiksa. Ada rasa sakit yang masih belum sirna. Meskipun Indah sudah berusaha mengikhlaskan takdir ini. Seperti t

