Setelah Cerai (32)

1434 Kata

"Kamu mengusirku, Rum? Kamu mengusir pria yang menjadi Ayah dari anakmu?" Arka terjajar ke belakang. Tatapannya terpaku pada telunjuk Rumaisha yang menuding ke luar sana sebagai pertanda dia harus pergi. "Betul, aku mengusirmu, Mas. Pria yang menjadi ayah anakku, satu-satunya pria yang pernah bertahta di hati dan jiwaku sekaligus satu- satunya pria yang dengan lantang mentalakku dan menolak anakku sebagai darah dagingnya hanya karena cacat." Suara Rumaisha terdengar jelas meski sedikit tergetar. Berkali perempuan berhijab panjang itu menyeka air matanya, menandakan hatinya terluka dan tidak baik - baik saja. "Tapi...." "Cukup. Adakalanya kembali pada masa lalu bukan pilihan yang terbaik. Gaza dan aku bahagia tanpamu." "Pergilah, Arka." Kini Aidil menimpali. Arka mendengus. Dengan waja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN