Setelah Cerai (36)

1249 Kata

Setelah cerai Tatapanku mengabur saat menatap benda pipih di hadapanku. Entah mengapa dadaku berdenyut sakit saat menyaksikan kebersamaan antara rumaisha dan Aidil di status WA mereka. Mereka seolah kompak mengunggah kebersamaan yang bahagia di status w******p masing-masing dengan caption kata-kata manis yang terasa sebaliknya di hatiku. Pahit melebihi empedu. "Terimakasih, Abi. Kau telah hadir menggores pelangi di langitku yang kelabu." Caption yang ditulis Rumaisha membuat mataku terasa hangat. Kata yang begitu indah dan romantis, sayang kata- kata iri bukan untukku, melainkan untuk seseorang yang kini menjadi imamnya. Aidil. Seharusnya aku sadar, dari awal Rumaisha penuh cinta. Melepaskannya pergi dan menukarnya dengan seorang Letia bukan hanya membuat hidupku berantakan dan hanc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN