Pagi itu Nicko dan Riska sedang sarapan. Riska sengaja memasak makanan kesukaan Nicko karena hatinya merasa sangat bahagia setelah mendapatkan ciuman pertamanya dari Nicko. Mereka makan dengan diam. Sesekali Nicko mencuri pandang menatap Riska yang pagi itu terlihat sangat cantik dan segar. Begitu juga dengan Riska, sesekali mencuri pandang ke wajah Nicko. Entah kenapa dalam hatinya begitu mengagumi segala yang ada pada diri Nicko. " Hari ini kamu kerja mas ? " tanya Riska memecah kesunyian. " Nggak. Hari ini jatahku libur di kantor itu. Tapi nanti sore aku masih tetap bantu - bantu di toko. " " Oh.. " " Kamu sudah bilang ke supervisormu kalau berhenti kan ? " tanya Nicko dengan tatapan tajam ke wajah Riska. Jauh di sudut hatinya sangat khawatir jika Riska di lecehkan lagi oleh Ha

