Tuhan tolong aku. Riska meronta dalam bekapan sosok itu yang Riska yakini adalah seorang pria, dapat dia rasakan melalui bekapan tangannya yang kekar. Riska melawan sekuat tenaga, kakinya bergerak menginjak dan menendang ke belakang namun selalu bisa di gagalkan oleh pria itu. Dan akhirnya tubuhnya pun lemas tak bertenaga. Terdengar suara kekehan pelan pria itu yang lalu membalikkan tubuh Riska dan menatapnya dari balik topeng ala ninja yang dia kenakan. " Gadis cantik. Kita jumpa lagi. " ujarnya dengan suara berat yang di milikinya. " Kali ini tidak akan ada yang bisa menolongmu. " " S-siapa kau ?? " teriak Riska dengan cemas dan menatap sosok pria itu dari atas ke bawah. Pria itu tidak menjawab. Tatapan matanya begitu tajam menyoroti wajah Riska yang pias. Dalam keremangan cah

