"Sori ya Luv gue jadi ngajak lo hujan-hujanan lagi deh." ujar Arkan setelah melepas helmnya. Iluvia tersenyum manis. "Harus berapa kali sih gue bilang kalo gue malah seneng kaya gini, bisa deket lo terus." ujar Iluvia menatap lekat mata hazel milik Arkan. "Apa Luv?" Iluvia membelalakan matanya, "Apa?" "Deket gue terus?" "Hah? Deket- apaan sih." Sudah, cukup. Iluvia sudah cukup blushing akibat ulahnya sendiri. "Gu- gue- gue masuk dulu ya." ujar Iluvia sedikit kikuk. Arkan mengulas senyum samar, "Oke deh, jangan lupa bilas air hangat." ujar Arkan sambil mengelus puncak kepala Iluvia yang masih basah. Iluvia semakin kikuk, dengan segera ia langsung memutarbalikkan tubuhnya lalu berjalan dengan cepat untuk masuk kedalam halaman rumahnya. Arkan menggelengkan kepalanya, "bisa deket lo

